Blogger’s Party

27 09 2007

Hmmmm…

Just 1 hour ahead i will attend a press conference about blogger party…

Surprise for me getting there!

I just having a blog for a week and i will meet the real bloggers in this country…

Wish me luck and….

see you later on the next strory!!!

I’m so excited……..

updated (9.55 pm)

button-pb-001pestablogger.jpg

 

 

Report tentang Media Briefing Pesta Blogger 2007
Anomali Coffee (27/09) Menyambut Pesta Blogger 2007 yang akan diselenggarakan 27 oktober 2007 mendatang,Komite Pesta Blogger 2007 yang diketuai oleh Enda Nasution ini menyelenggarakan buka puasa bersama media di anomali Coffee, kebayoran Baru kamis malam ini. Acara ini khusus diadakan untuk mengumumkan secara resmi Pesta akbar ajang kumpul para blogger di Indonesia. Acara ini didukung secara positif oleh Menkoinfo. Dimana beliau menyatakan bahwa blogging merupakan aktivitas paling positif bagi masyarakat dalam menyikapi hadirnya teknologi internet yang dijanjikan akan segera merambah ke seluruh pelosok tanah air.

Hadir pada kesempatan ini Director of Maverick, Ong Hock Chuan selaku pihak pencetus acara ini,juga steering Committee, yaitu Budi Putra, Wimar Witoelar, Lita Mariana, Nukman Luthfie, Priyadi Nurcahyo, Ratna Arianti, dan Wicaksono. Adapun media yang hadir dalam media breifing ini adalah The Jakarta Post, Tempo, KCM, Rileks.com, Warta Ekonomi, Persda, dan Surya.

Pesta blogger 2007 yang bertemakan Suara Baru indonesia ini merupakan acara kumpul-kumpul bloggers berskala nasional pertama di Indonesia dan rencananya akan diselenggarakan di Hard Rock Cafe jakarta dan akan dihadiri oleh sekitar 200 bloggers Indonesia.

Bermula dari sebuah ide akan pentingnya pemberian identitas bagi bloggers di Indonesia, dimana aktivitas blogging merupakan wujud kontribusi terhadap masyarakat Indonesia pada umumnya. term “Suara Baru” digunakan untuk menggambarkan kehadiran blog sebagai media baru dengan tools baru, paradigma baru. Di dunia blog, penulis tidak lagi dianggap sebagai seorang expert (paling tahu), tapi blog bersifat transparat, interaktif dan sifatnya komunal.

Blogger’s Party

Acara temu media yang dikemas secara santai dan informal ini diawali dengan sambutan dari Enda Nasution yang telah mengawali aktivitas blogging sejak 2001 dan sekaligus menjadi pelopor blogger Indonesia. “Saya sangat mendukung munculnya para blogger indonesia,” ujar blogger yang sempat berdomisili di Bangkok ini.

Budi Putra melanjutkan sharing pengalaman menjadi seorang blogger, dimana dia sangat mendorong adanya blog-blog tematik sehingga positioning blog menjadi lebih jelas dan menarik para pembaca.

Pada kesempatan ini Wimar Witoelar yang secara spontan diminta untuk berbagi pengalaman sebagai seorang blogger senior memaparkan bahwa blog itu sebenarnya sangat bergantung pada kualitasnya. Tahun 1996, WW sebenarnya sudah memulai aktivitas blogging, namun baru menyadari akan identitasnya sebagai seorang blogger pada tahun 2006, saat Budi Putra menyebutnya sebagai seorang blogger. “Jadi saya baru sadar kalau saya ini seorang blogger, waktu Budi Putra bilang kalau saya itu blogger,” ujar pemilik perspektif.net ini. WW menambahkan lebih lanjut bahwa dirinya sangat bangga disebut sebagai seorang blogger. Sampai dia langsung mendeklarasikan identitas barunya dalam blog yang didesain oleh putranya sendiri. Menurut WW, blog adalah sebuah media yang sangat ideal bagi setiap orang, dimana blog itu otonom dan independent. Melalui blog juga tercipta citizen journalism, dimana setiap orang bebas berpendapat. “I’m proud to be a blogger,” tegasnya.

Wartawan dari the Jakarta Post menanyakan secara khusus kepada WW mengenai kehadiran blog sebagai tantangan terhadap media tradisional. Dijawab WW dengan lugas bahwa dalam setiap permainan pasti ada kompetisi, dimana saat ini yang berkompetisi adalah media tradisional VS blog. Disini media yang akan bertahan dalam kompetisi adalah media yang terbuka dan selalu mengikuti trend yang ada. Media tersebut pasti maju. dicontohkan dengan New York Times, yang saat ini juga menggunakan blog dan tidak hanya menggantungkan pada media tradisional saja. Terbukti, blognya lebih disukai daripada edisi cetaknya.

Mengenai prosedur untuk berpartisipasi dalam pesta akbar tersebut dijelaskan oleh Enda bahwa seluruh blogger indonesia berhak ikut serta, namun untuk kesempatan ini terbatas bagi 200 bloggers. dimana dari 200bloggers yang akan hadir dalam acara tersebut, 100 bloggers akan diubdang secara khusus oleh Komite pesta Blogger 2007, sementara 100 tempat berikutnya akan diberikan kepada para bloggers yang mendaftarakan diri lewat situs resmi Pesta bloggers 2007 yaitu http://pestabloggers.com/ dengan sistem first come first serve.

Written by: LW (https://lidyawangsa.wordpress.com/)

Keterangan (untuk tambahan):

  • juga dibahas masalah etika blogging, Budi Putra menjelaskan bahwa memang tidak ada aturan secara tertulis mengenai etika blogging. Tapi, pada daasarnya etika penulisan di blog sama dengan penulisan di media tradisional.

  • Priyadi, salah seorang anggota steering committee menjelaskan ada perbedaan mendasar antara media mainstream dengan media blog yang kurang dipahami oleh masyarakat awam, dimana kalau di media mainstream wartawan wajib menulis dari dua sisi (cover both side), sebaliknya jika di blog, penulis bebas menulis dari sisi manapun, tidak ada kewajiban untuk menulis dua sisi. Oleh karena itu, para pembaca blog sebaiknya secara aktif mencari informasi dari beberapa blog, untuk cek dan ricek informasi. Citizen Journalism bukan hanya tergantung pada satu blog saja tapi juga blog lain dan itu semua terkait dalam global sphere. Ini membutuhkan kedewasaan dari pembaca untuk cek dan ricek informasi. Yang sering menjadi penghambat dan menimbulkan permasalahan ketika para pembaca mengganggap blog sebagai media mainstream di internet.

Advertisements




Denias On Perspektif Baru

27 09 2007

Today, Ari Sihasale and Nia Zulkarnaen join the Perspektif Baru on Radio.

Conducted by Wimar Witoelar, Ari told about the latest film which winning a lot of awards, Denias.

True Story about the Papua’s Child who struggling for having school.

Ari was born in Papua which actually is Ambonese.. but He stated that his home land is Papua.

Through this film, Ale (his nick name) wanna share the beauty of Papua and YES! you can see and feel it whenever you wacth the film…

For the next, Ale and Nia will make a new film with same core, the struggle of an educator on Jambi…

Surely, both of them are good person, so charming and have a goodwill for diging up the story of ordinary people…

Ari-Me-Nia





LW meets LW

25 09 2007

LW and LW

Finally I met him…

Yes, He is Luki Witoelar, WW’s lovely brother.

Yersterday (24th sept 07) I met him for the first time. He has same initial name with me… You know in IMX family, each member has an initial name so there is no gap anymore within the young and the old, senior – junior.

We met in special occassion, WW’s Give Thanks Party for his healthy condition.

All of the IMX’ers come and join, (except CL and Ipeh) with special guess Luki Witoelar and wife, SW and mba Sari, Cute Kirana, also Fira Basuki with her girl.

Nice party ;p

Nice to know you LW..





Small Report about The Wahid Institute

22 09 2007

 

The Wahid Institute (TWI) merayakan hari jadinya yang ketiga pada Sabtu 8 September 2007 disertai dengan peluncuran 5 buah buku mengenai Islam dan Gus Dur. Buku-buku yang diluncurkan tersebut yakni ‘Islam Kosmopolitan’ yang ditulis Gus Dur, ‘Politisasi Agama dan Konflik Komunal’ ditulis ahmad Suaibi, ‘2 Wajah Islam’ ditulis Stephen Sulaimana S, ‘Gus Dur Kebenaran dari pada Kekuasaan’ ditulis H Syarif Usman Yahya, dan ‘Gus Dur Asyik Gitu Loh’ yang ditulis penulis muda pesantren Maya Rosida.

the gate

Beberapa tokoh hadir dalam kesempatan ini seperti Wiranto, Muslim Abdurrahman, Wimar Witoelar dan Muhaimin Iskandar. Acara diawali dengan sambutan dari Direktur TWI Yenny Wahid, Kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Muslim Abdurrahman dan Wimar Witoelar.

Puncak acara diisi dengan orasi budaya yang santai dan menggugah dengan gaya khas Gus Dur. Dalam orasinya Gus Dur mengungkapkan bahwa sejatinya Islam sangat dekat dengan pluralisme. Beliau juga menegaskan bahwa sejak tahun 1935 tepatnya dalam Muktamar NU ke-9 dinyatakan bahwa untuk melaksanakan Syarikat Islam tidak diperlukan Negara Islam. ”Oleh karena itu Soekarno pada tahun 1945 berani mengumumkan Pancasila,” tambah Gus Dur.

Gus Dur and me

Kyai Haji asal Jombang tersebut mengakhiri acara tersebut dengan mengajak seluruh hadirin untuk menyenandungkan sebuah lagu mengenai Islam [LW].


Note:

Adapun media yang memuat berita mengenai HUT ke-3 TWI yaitu detik.com dan Harian Kompas.

 

 

 

 

 

 





Here I’m in Jakarta!

19 09 2007

Some people said if you have a dream you must take a step foward for making it real. Having an internship at Jakarta is my first step to be closer to my dream, become a good communicator, smart, have a huge relations and network, and the biggest one is being an educator (not now…)

Yes, here I’m in Jakarta now, from Augt until Nov, 30th.

Here in Intermatrix Communications (IMX), for far information about IMX just click http://www.intermatrix.co.id…

IMX is one of the best PR consultant in Indonesia (as my knowledge of course ;p) and Media handling is our strength and most of the client are satisfied with our work….

Through this blog you can enjoy and join with me all experience I have and will get in Jakarta….

are you ready?

Let’s start….