Pesta Blogger 2007: Kopi Darat Blogger Se-Indonesia

27 10 2007

 “Masih tidak percaya, sebuah pertemuan seperti ini pernah terjadi,” kata Enda Nasution bersemangat saat membuka perhelatan akbar Blogger se-indonesia, Sabtu, 27 Oktober 2007. Ya, memang benar-benar sebuah acara yang sangat jarang terjadi. Sekelompok orang yang biasanya hanya akrab secara virtual dapat bertemu muka secara fisik atau bahasa gaulnya ‘ngopi darat’.

Acara diawali dengan sebuah Talk Show mengenai dunia blog Indonesia yang dipandu secara interaktif oleh Wimar Witoelar dan menghadirkan empat orang panelis yang dinilai berkontribusi besar bagi dunia blog dan sangat memahami perkembangannya, secara khusus di Indonesia, yaitu Budi Putra, Enda Nasution, Mohammad Nuh, dan Andrianto Gani.

Wimar Witoelar, yang juga merupakan salah satu steering committee dari Pesta Blogger 2007 (PB2007), menggiring perbincangan seputar blog dengan apik dan menarik. Para hadirin secara spontan dapat memberikan tanggapan dan beberapa blogger secara khusus ditunjuk untuk memberikan pendapat. Di antaranya adalah Iyo, blogger muda yang masih duduk di bangku SMA. Dia menceritakan sedikit pengalamannya dalam menulis blog. Disampaikan juga oleh Budi Putra dalam diskusi, bahwa dalam posting yang penting adalah isi, “percuma kalau hanya desainnya menarik, tapi isinya tida berbobot.”

Di samping cerita bahagia seputar aktivitas nge-blog, juga ada cerita mengarukan yang datang dari blogger asal Poso yang secara khusus ingin bertemu dengan para blogger dan tentunya ingin bertemu Wimar Witoelar. “Kalau ada yang disebut sebagai bapak Blogger, Pak Wimar itu sih opa-nya blogger,” ujar Ruslan Sangadji  blogger asal Poso yang juga berprofesi sebagai kontributor The Jakarta Post ini. Hal ini agaknya benar, mengingat Wimar sendiri telah memulai aktivitas blogging sejak 12 tahun yang lalu, jauh sebelum aktivitas blogging benar-benar digandrungi.

Bertempat di Blitz Megaplex, Grand Indonesia, Pesta Blogger 2007 untuk pertama kalinya digelar. Acara ini dihadiri oleh sekitar lima ratus blogger beserta undangan. Hadir sebagai tamu kehormatan, Menteri Komunikasi dan Informatika, Mohammad Nuh yang mendukung positif acara ini. “Saya rasa pertemuan atau acara seperti ini perlu dilakukan secara berkala, jangan berhenti disini, apalagi pertemuan secara fisik memang penting daripada hanya secara virtual,” ujar mantar Rektor Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) ini. Beliau juga menetapkan 27 Oktober sebagai Hari Blogger Nasional dan mendorong para blogger untuk menciptakan lagu “kebangsaan” blogger. Bagi lagu yang terpilih, dijanjikan ada sebuah laptop yang akan diberikan secara khusus oleh menkoinfo.

Berikutnya dalam sebuah sesi yang disebut break out session, para peserta diberikan kesempatan untuk bertukar pengalaman dengan para blogger handal sesuai dengan kategori blog mereka. Ada 7 kategori yang ditawarkan, di antaranya adalah kategori current issues yang dipandu oleh Wicaksono, yang lebih dikenal dengan ndoro kakung di dunia maya. Secara khusus kelompok ini membahas mengenai tips dan bagaimana menulis dan mencari inspirasi untuk blog masing-masing mengenai topik sehari-hari yang paling dekat dengan kita. Ternyata mudah sekali, yaitu menulis dengan apa adanya tanpa berusaha untuk menjadi orang lain, maka cerita akan mengalir dengan sendirinya dan kalau menarik akan dinikmati banyak orang. Wicaksono juga menambahkan bahwa untuk membuat tulisan yang menarik, kita harus berusaha menulis berbeda dengan media tradisional.

Pada PB2007 ini juga diadakan pemilihan blog terbaik untuk 7 kategori, yaitu on line marketing blog, personal blog, women’s issue, celebrities blog, current issue, blog technology, bridge blog, serta satu kategori tambahan yaitu kategori pendatang baru terbaik. Kabar baiknya adalah Perspektif.net terpilih menjadi blog terbaik untuk kategori Current Issue dan Mine of mine, blog salah satu penulis PO menjadi blog pendatang baru terbaik.

Akhirnya seperti kata Wimar Witoelar, “Maju terus blogger Indonesia.” Blogger harus punya sikap, berani menyatakan sikap dan berani menanggung konsekuensinya, serta yang penting tambahnya, “Jangan takut nge-blog karena tidak akan pernah dibredel.” [LW]





Terima kasih buanyaaaaaakkkk

27 10 2007

TERIMA KASIH

buanyaaaaaaaaaaakkkkk buat temen2 yang telah mendukung dan vote buat Mind of Mine jadi pendatang baru terbaik thx all…..

 special thanks for:

1.  My God, Jesus Christ, for the amazing experience ^^

2.  WW yang mendorong saya untuk mulai blogging…

3.  Ulet n Spirit of Me yang telah bantu & ngajari aku yang sebelumnya buta tentang blog…

4. IMX’ers yang setia mendukung dan memberikan semangat… + trims buat fasilitas komputer dan internet gratis setiap hari, jadinya LW bisa ngeblog tiap hari :))

5. Mas Kiki yang telah bantu saya pasang widget flickr… (hotdog nyusulll…) :))

6. Kangtutur dan mas tya yang udah sukarela jadi Jurkam di wordpress dan perspektif untuk Mind of Mine ….

thx and God Bless You alllllll….

cup cup muah muah….

hahahahha….

PS: akhirnya ganti hp juga, scr udah 3 th setia pake nokia 3100 skrg naik pangkat jadi N73!!! :)) Thx Nokia…





Vote for Me, plissss \(^^)/

24 10 2007

Hai Blogger Mania^^ 

Agaknya, Mind of Mine lagi beruntung. Blog amatir yang masih berumur kurang dari 2 bulan ini masuk nominasi (5 besar) untuk kategori pendatang baru terbaik.  Berawal dari event akbar Sabtu ini, yaitu Pesta Blogger 2007, bertempat di Mega Blitz. Untuk meramaikan acara tersebut diadakan pemilihan blog terbaik dengan beberapa kategori (lengkapnya lihat di www.pestablogger.com) satu diantaranya kategori Pendatang Baru Terbaik. Nah, sebelum diputuskan blog mana yang menjadi The Best-nya, diadakan voting online untuk menentukan 3 dari 5 besar tadi. Nantinya yang paling banyak dipilih akan masuk 3 besar dan akhirnya akan dipilih yang terbaik secara langsung saat hari-H. 

vote2.jpg

Jadinya, sekarang Lidya mohon partisipasi dari teman-teman untuk meluangkan waktu untuk voting. Memang agak “ribet”, tapi plisss help me ;P                                  

Caranya, temen-temen bisa voting di sini http://www.bubu.com/pestablogger/blogContest.phpTerus langkah kedua, plis isi pilihan teman-teman (sekali lagi maaf merepotkan karena harus mengisi semua kategori). Yang penting jangan lupa untuk kategori Pendatang Baru pilih https://lidyawangsa.wordpress.com/ yaaaaa… dan untuk Current issues pilih http://perspektif.net 

Nah, setelah memilih, jangan lupa mengisi alamat email yang masih atif karena setelah teman-teman submit vote tadi, masing-masing voter akan mendapat email balasan berisi validasi voting. Mohon di cek ya di email masing-masing. Terakhir, sampai jumpa di Pesta Blogger 2007. Terima kasih buanyaaaak atas dukungan dan partisipasinya. 

God Bless You All \(^^)/   





Luna Maya Trees

23 10 2007

There is a story about ‘trees’.

Have you ever watch sinetron Anggun? It was a romantic story that showed on SCTV view months ago. On the opening session (if you still remember) you can see beautiful trees while Luna Maya the main actress run away with her wedding gown.

Wow, I see the trees!!

actionnnnn ^^

Its look beautiful as seen on the glass box.

My friend told me that Luna Maya ever been there for her film.

So I called it Luna Maya Trees.

Luna Maya Trees

You wanna see it?

You can find it at Jababeka City, near President University.

 

 

 

 





Turis Jadi-jadian

23 10 2007

Berawal dari mahalnya tiket dan padatnya arus mudik, saya memutuskan untuk menghabiskan waktu liburan di Jakarta. Awalnya, saya sudah berangan-angan untuk mengikuti sebuah tur yang katanya akan mengajak keliling Jakarta. Malang, hingga liburan tiba saya tidak mendapatkan informasi tentang Tur Keliling Jakarta. Saya sudah cari di google, tapi info yang saya dapat tidak sesuai dengan harapan.

Lalu saya mulai dengan rencana baru. Berkunjung ke rumah sahabat, kakak pembina rohani, serta mantan kepala sekolah waktu SMP dulu. Yes, lega rasanya sudah punya rencana baru. Setidaknya saya tidak akan jadi pengangguran waktu liburan.

Okay, perjalanan pertama saya mulai ke Cikarang. Saya berkunjung ke rumah seorang sahabat untuk berkenalan dengan anjing kesayangannya, ”Chubby” dan panggilannya Abidut.

Abidut


Menginap dua malam dan keesokan harinya (lebaran hari kedua), saya kembali ke Jakarta untuk menghadiri Open House di Rumah Wimar Witoelar. Saya bertemu dengan keluarga dan teman lama WW. Ada sajian spagetti lezat, pempek Palembang dan baso sapi khas dengan minyak bawang putih. Mantap!

Perjalanan berikutnya dilanjutkan ke Pamulang. Yup, dari Bekasi-Jakarta dan sekarang sudah sampai di Provinsi Banten. Menurut petunjuk jalan, Pamulang itu sudah bagian dari Banten (mohon koreksi kalau salah). Saya ditemani oleh seorang teman yang kebetulan tinggal di dekat tempat yang ingin saya kunjungi.

Kalau ingin naik kendaraan umum (dari Fatmawati) naik metromini 610/79 arah Lebak Bulus, lalu lanjut dengan angkot D 15. Angkot tersebut akan membawa kita ke arah Pamulang.

Di Pamulang, saya bertemu dengan mantan kepala sekolah saya waktu SMP dulu (SMPK Maria Fatima Jember). Sejak tiga tahun yang lalu, beliau dipindahtugaskan ke Pamulang, kini menjabat kepala SMPK Materdei Pamulang. Suster Winanda namanya, orangnya mungil, selalu tersenyum, ahli biologi dan gemar berkebun. Saya sempat menginap semalam di susteran (tempat tinggal biarawati). Tempatnya sangat tenang, bersih dan asri. Kebetulan waktu saya berkunjung ke sana, banyak suster yang mudik, jadi hanya bertemu dengan tiga orang suster. Ada suster Winanda, Suster Yustin, dan Suster Melanie.

Sr Win dan kebunnya


Sr Win & Sr Yustine

Sehari di Pamulang sungguh sangat berkesan, bertemu dengan Suster Win (panggilan akrab untuk Suster Winanda) dan orang-orang baru sungguh sangat menyenangkan. Lalu saya kembali ke Jakarta, kembali ke kost. Saya mulai berpikir, besok hendak kemana. Akhirnya saya memutuskan untuk istirahat di kost untuk bersih-bersih sekalian mengumpulkan energi untuk melanjutkan perjalanan berikutnya.

Hari Kamis, akhirnya saya punya tujuan baru, yaitu Kota Harapan Indah, Bekasi. Bersama seorang teman, namanya Velin, saya mengunjungi kakak pembina rohani saya waktu di Jember dulu. Namanya Kak Martha. Baru saja dia menjadi seorang ibu. Setelah penantian panjangnya selama 11 tahun, akhirnya Tuhan mempercayakan seorang putra bagi Kak Martha dan Kak Yoyok. It’s a miracle! Ujar Kak Martha berkali-kali.

Kak Martha & Kak Yoyok with Jeremy

Dari Harapan Indah berlanjut kembali ke Cikarang. Jadi saya berpisah dengan Velin di tengah jalan dan melanjutkan perjalanan seorang diri dengan kendaraan umum. Yang luar biasa, saya salah naik angkot!! Padahal sebelum naik saya sudah memastikan dengan bertanya kepada si supir. Tapi entah saya yang kurang jelas saat bertanya, atau si supir yang tidak memperhatikan, tiba-tiba si supir berhenti dan bertanya ”Encik mau kemana?” Saya jawab mau ke Mega Mall (MM). ”Lho kalo mau ke MM harusnya naik koasi (angkot) no.25,” jelas si abang supir. Saya langsung kaget dan bercampur takut setengah mati, takut tersesat! Lalu saya diminta untuk turun dan ganti angkot no 10 nanti turun di Bulan-bulan. Tempat apa pula itu. Dengar saja belum pernah apalagi tahu tempatnya. Saya nekat naik angkot no.10 dan waktu naik, saya kaget yang kedua kali… ternyata penumpangnya menyeramkan! Tampang preman dan bau minuman keras! Gemetar seluruh kakiku…

Wew,,, Lega rasanya bisa sampai di Bulan-bulan, dan ternyata sebuah tempat mangkal ELF biru yang katanya jurusan Cikarang. Langsung saya naik dan beruntung ada seorang ibu muda yang berbaik hati menunjukkan arah berikutnyauntuk menuju Cikarang. Saya diarahkan untuk naik angkot no.19 dan nanti akan berhenti di sebuah perempatan sebelum jalan tol. Fiuhh…

Ternyata perjalanan masih panjang….

Sore menjelang maghrib, saya masih berada di ujung tol dan masih jauh dari Cikarang. Akhirnya dapat juga angkot berikutnya angko no.19. Supirnya ramah dan baik hati. Dengan senang hati dia menjelaskan jalur berikutnya. Saya baru tahu kalau untuk naik tol harus naik ELF merah K50. Gelap dan mencekam. Hiks… ingin rasanya segera lari dan mandi air hangat. Saya ambil langkah tegap dan tampil berani alias nekat. Kata orang, jangan pernah menunjukkan mimik gugup dan takut kalau berada di jalan yang asing. ”God save me!” pekikku dalam hati.

Saya menyeberangi jembatan menuju pangkalan ELF K50. Sebuah mobil merah sudah siap untuk diberangkatkan. Beruntung saya tidak perlu menunggu lama karena mobil sudah hampir penuh penumpang. Mobil merah ini tidak akan berangkat bila belum full 25 penumpang.

Thanks God, saya bertemu dengan seorang pria baik hati, yang mau menunjukkan arah turun berikutnya. Perjalanan Bekasi-Cikarang berakhir di Carrefour Cikarang. Saya memang ada janji dengan seorang teman untuk bertemu di sana. Horray, akhirnya sampai juga di Cikarang.

Esok paginya saya dan seorang teman pergi jalan-jalan ke Bekasi untuk bikin kacamata baru. Katanya sih bisa dapat harga miring. Setelah itu kami jalan-jalan ke Mega Mall Bekasi. Senangnya bisa keliling Bekasi. Akhirnya kami berpisah di depan Giant Hypermart karena saya hendak balik ke Jakarta.

Puas banget jalan-jalan keliling Bekasi. Kota yang sebelumnya asing bagi saya menjadi sangat dekat dan kalau ada kesempatan lain saya pasti akan kembali ke sana.





Mau Umur Panjang? Say No to Fat!

15 10 2007

Selasa, 9 October 2007 kemarin, Intermatrix (IMX) mengadakan sebuah jamuan media dalam acara buka puasa bersama. Bertempat di Bebek Bali, Taman Ria Senayan, kami melebur menjadi satu bersama teman-teman dari berbagai media. Sekitar 50 an rekan media hadir menambah hangatnya suasana dan rasa kekeluargaan sangat terasa pada kesempatan tersebut.

suasana media gathering

Saya kebetulan bertugas untuk mengatur distribusi souvenir yang dilakukan pada akhir acara. Sambil mempersiapkan souvenir, saya sebagai bagian dari tuan rumah turut menyambut kedatangan tamu kehormatan IMX, yaitu rekan-rekan media.

LW and press

Hadir pada malam itu, Fira Basuki, penulis Hell Yeah yang juga menjadi Chief Editor Cosmopolitan serta Ade Rai yang didaulat untuk berbagi pengalaman hidup sehat kepada rekan jurnalis yang ada.

Acara dibuka dengan sambutan serta ucapan terima kasih dari Wimar Witoelar selaku Chairman IMX kepada para undangan yang sebagian besar adalah awak media yang telah bekerja sama dengan baik. “Tanpa media,IMX dan saya bukan apa-apa. Saya dikenal dan hidup karena media,” ucap WW saat meberikan sambutannya.

Sambil menyelesaikan makan malam, para undangan bisa mendengarkan beberapa tips hidup sehat ala Ade Rai yang juga diselingi dengan cerita pengalaman WW untuk mempertahankan kebugaran jasmani.

“Lemak itu jahat dan perlu dilawan,” tegas Ade Rai bersemangat. Dikatakan bahwa kadar lemak dalam tubuh kita jika berlebih akan menimbulkan berbagai gangguan kesehatan. Oleh karena itu dianjurkan untuk memilih-milih makanan sehat serta berolahraga dengan tepat.

Mendengar tips Ade dan WW, saya jadi tergerak untuk memulai mengatur makanan serta berolah raga teratur. Memang susah, tapi demi kesehatan, mau apalagi, harus dilakukan. Semoga bisa.

LW and AR cool

Tips-tips hidup sehat kemudian dilanjutkan dengan pengukuran kadar lemak dengan dipandu langsung oleh Ade Rai. Pengukuran kadar lemak dilakukan dengan sebuah alat khusus yang diperoleh WW dari Ade Rai.

Acara berjalan lancar dari awal hingga akhir, tapi sayang hujan deras yang mengguyur Jakarta malam itu agak menghambat. Beberapa undangan yang sedianya hadir, tidak bisa memenuhi undangan karena kehujanan. Sayang sekali, semoga bisa bertemu pada kesempatan lain. Yang Pasti, media gathering ala Intermatrix memang fun, hangat, dan tak terlupakan.

Jadi, kalau mau sehat hindari lemak, SEGERA!!





Gara-gara Wulan

1 10 2007

Pernah mendengar Gen FM? Kalau belum, Anda bisa mulai berkenalan dengan radio baru yang mulai mengudara di Jakarta sejak Agustus 2007 lalu, tepatnya di 98,7 FM.

on-silvester-stalone-hands.jpg

Gara-gara Wulan (1st) saya kenal Gen FM. Maklum pada saat itu saya baru 2 minggu berada di Jakarta dan belum tahu banyak tentang Jakarta, termasuk radionya.

Gara-gara Wulan (2nd), saya bisa mampir ke Planet Hollywood (Plaho) untuk pertama kalinya, 10 September 2007 kemarin.

Ceritanya berawal dari undangan soft launching Gen FM yang diterima Wulan dari kawan lamanya.

Stop! Kenal Wulan? Ya Wulan adalah senior dan rekan kerja di Intermatrix, tempat magangku. Biasanya dia dipanggil HW (Herdiny Wulandari) dan kalau mau kenal lebih jauh boleh kenalan dan baca blognya di http://katawulan.wordpress.com.

Lanjut… Kawan lama HW itu ternyata program director dari Gen FM, namanya mungkin tidak asing bagi Anda, Ricky Satwika. Pernah tahu atau bertemu sebelumnya? Saya tentu belum pernah. HW langsung menjelaskan kalau Ricky itu pernah tergabung dalam salah satu boyband laris beberapa tahun lalu yaitu ME yang populer lewat ”Inikah Rasanya Cinta”.

Oooo… I see! Jawabku sambil angguk-angguk. HW pun menjelaskan sambil nyanyi sebagian dari lagu itu 😉 , katanya yang menyanyikan bagian bridgenya itu adalah Si Ricky.

Oooo… bulet… 🙂

Ricky inilah yang mengundang HW untuk menghadiri acara peluncuran Gen FM secara resmi. HW pun tidak berangkat sendirian dan saya diajak untuk menemani. Hoooraiii…

Ok, sepulang dari kantor kami langsung ke Plaho dan ternyata kepagian. Acara belum dimulai, menurut undangan sih jam 7, tapi acara baru dibuka oleh Kemal dan Ade Herlina selau host pukul 8 tepat. Untungnya ada makanan… Hmmm… secara kami belum makan malam 🙂

Saya juga sempat diperkenalkan dengan Ricky oleh HW. Orangnya ramah dan cukup menarik. Lalu ada peristiwa memalukan di balik perkenalan singkat itu. Yap, gaya bicara Suroboyoan ku yang sangat kental 🙂 bikin orang ketawa. Eh ternyata Ricky juga pernah sekolah di Surabaya jadi tidak kaget dengan logat Jawa Timuran.

Malam itu tidak kurang 100 undangan memadati Plaho dan rencananya Tompi akan tampil secara langsung untuk memeriahkan peluncuran radio yang menjanjikan musik-musik terkini bagi pendengarnya.

Sayang, sebelum Tompi muncul, kami harus segera pulang. Sedikit kecewa, untungnya sempat foto-foto di Plaho dan dapat merchandise lucu dari Gen FM. Setiap undangan mendapat sebuah goodie bag lengkap dengan sebuah note book, kaos keren, mini radio, sticker, dan radio profile. Jadinya kami pulang tidak dengan tangan kosong. Senangnya. Finally, thanks to HW gara-gara dirimu, diriku bisa ikutan event keren untuk pertama kali sejak kedatanganku di Jakarta.

Kapan jalan lagi?:)