Laskar Pelangi

Niatnya nonton premier Laskar Pelangi (LP), 25 Sept di Surabaya Plaza, tapi apa daya, ga kebagian tiket. Terpaksa nonton keesokan harinya. Saya sudah cek bagian informasi penjualan tiket, katanya ticket box baru akan dibuka jam 11. Rencana mau nonton di Surabaya Plaza. Habisnya murah sih, cuma 10 rb!Buru-buru saya naik angkot bersama adik tercinta untuk menyaksikan LP. “ayo Ita, cepetan donk, tar telat!” omelku memburu waktu. Sampai di depan ticket box, ternyata tiket untuk hari itu sudah ludes. Fiuh, padahal nanti malam saya sudah harus mudik ke kampung halaman, Jember, dan  yang saya tahu, LP ga bakalan diputar di bioskop Jember. (sedihnya)

Apa pun yang terjadi saya harus nonton film LP! Langsung saya menelpon ke XXI Tunjungan Plaza, menanyakan apakah masih ada tiket yang tersisa. Syukur, masih ada yang tersisa. Sampai di Tunjungan, saya agak terkejut, saya lupa kalo ini hari Jumat! XXI 30rb, bukan 15rb. Ups, untung bawa uang lebih. Gpp, demi LP!

Sebelumnya, kira-kira 4-5 bulan yang lalu, saya sudah melahap habis Trilogi LP, dan sudah lama menantikan film ini. Entah ada kimia apa antara saya dan LP! Sampai-sampai setelah saya membaca LP saya langsung bercita-cita, suatu hari ingin mendirikan sekolah gratis bagi warga Jember yang kurang mampu. Semoga mimpi jadi kenyataan..

Di tengah perjalanan ke Tunjungan Ita bertanya, “Sebenernya film apaan sih ini Cie? film Hollywood aja ga dikejer kaya gini!” Pertanyan sederhana ini menggelitik saya. Apa sih istimewanya LP ketimbang film lain? Jujur saya memang bukan tipe orang yang rajin ke bioskop. Selama setahun mungkin bisa dihitung dengan jari, saya pernah nonton berapa kali.

Dengan tegas dan PD, padahal belum masuk ke bioskop saya menjawab pertanyaan Ita. Ita memang belum sempat membaca LP, tapi dua hari sebelumnya dia sudah membaca Edensor. Jadi saya sedikit menjelaskan isi cerita LP. LP menarik dan istimewa bagi saya karena:

1. LP punya “cerita” yang hidup,

2. Bercerita tentang perjuangan, pengorbanan, dan persaudaraan,

3. Menguak fakta tentang pendidikan Indonesia,

4. … (bisa diiisi dengan versi anda)

Published by lidya

2007 I'm Lidya, twenty something, from Jember to Surabaya and now in New Zealand for next 2 week. I wanna share you my experiece in NZ, especially my visiting programme in Auckland University of Technology. Are you ready? Let's start.... ---------------------- -20 sept 2009- im in Jakarta right now, joining PPE in Bank CIMB NIAGA. best, LW 2010, KL I'm not a girl anymore, this year I will be 25 years old. Yes, here I am. Officially i start my work on 2010 at CIMB Niaga, and for this 3 month ahead (Augt-Nov) I am working at CIMB Group Malaysia. Thanks God for this opportunity. I am so blessed!

Join the Conversation

3 Comments

  1. Hai..
    Selamat tahun baru 2009.
    Suka Laskar Pelangi juga yah..? Sama. Cuma sayang udah dapat 4 bukunya dan 1 CD lagunya, tapi belom dapat nonton pilemnya.. Penasaran..
    Salam Kenal yah.. Kalo ada waktu, mampir ke blog saya..

    Salam,
    OmpuNdaru

  2. halooooo lidddd
    suwe ga mampir di blogmu

    hihihi

    lid, ayo bikin mimpimu jadi kenyataan, bikin sekolah gratis di jember
    aku maw jadi salah satu donature (walau ga banyak ngasih duitnya hehehe)

Leave a comment

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: