When Facility meets Quality

11 04 2009

kompetiblogbadge-neo3Belajar. Tak ada matinya! Hidup adalah suatu proses pembelajaran. Sejak kecil kita belajar merangkak, minum, makan, mengenal ayah, menulis abjad, sampai belajar untuk mencintai seseorang.

Dari proses belajar kita akan semakin bertumbuh dan menjadi ORANG yang sesungguhnya. Orang yang mengerti untuk mengambil sikap dan tindakan yang tepat di segala situasi dan kondisi.

Menjadi orang bijak bicara tentang bagaimana kelihaian seseorang menempatkan diri, baik dalam bertutur dan bertindak. Tutur bahasa menentukan ”kelas” seseorang. Bukan materi belaka yang bicara, lebih dari itu pemilihan kata dan gaya bicara yang santun melampaui segala materi yang ada.

Belajar bisa dimana saja dan kapan saja. Yang penting adalah bagaimana menggunakan kesempatan yang ada untuk belajar segiat-giatnya. Belajar di Belanda, salah satu peluang emas bagi kita untuk menemukan kesempatan demi kesempatan untuk belajar.

Pengalaman itu akan terpatri jelas dalam tindak tanduk seseorang. Belanda sebuah negara modern yang sarat dengan budaya lokal tidak asing bagi orang Indonesia. Mengenal Belanda bukan hanya sebagai penjajah, tetapi pewaris ilmu yang luar biasa.

Saya ingin mengejar peluang emas itu. Meski hanya dua minggu, saya percaya berangkat dan pulang akan berbeda. Apalagi untuk memasuki era globalisasi, jangan menutup diri terhadap pergaulan internasional, jangan sampai jadi ”kuper”. Ada banyak pilihan studi yang ditawarkan di Belanda, tinggal menyesuaikan dengan minat dan bakat. Belanda menjadi tempat yang tepat bagi anda untuk belajar, dimana fasilitas dan kualitas bertemu.





Be Ready and Welcome to a Global Community!

25 03 2009

kompetiblogbadge-neo3

Saya mau kembali ke habitat saya sejenak… sudah sekian lama saya mendiamkan blog ini, huhuhuhu,,, gara-gara keranjingan update Facebook 😀 akhirnya jadi males untuk menulis. Jia you! Semangat!

Pagi ini akhirnya saya menemukan sebuah titik terang (ide tulisan tentang studi di Belanda). Jawa Pos hari ini memuat cerita tentang kawan kita, Nila Tanzil yang sukses menjadi “the only Indonesian who’s on the list of the top 50 applicants for The Best Job in The World contest. ” Hebat bukan!!!

Lebih menariknya lagi, saya baru tahu kalau Nila mulai blogging saat dia belajar di Belanda. Dari hobby blogging ini Nila mendapat personal branding yang luar biasa. Keberhasilannya mengikuti kontes bergengsi tersebut juga tidak lepas dari blogging. Lagi-lagi cikal bakalnya adalah BELANDA. Belajar di Belanda menginspirasinya untuk menuliskan berbagai pengalaman yang dia peroleh di sana.

Menarik bukan?

Bicara tentang studi di Belanda tidak akan ada habisnya. Banyak orang bermimpi dan berandai-andai ingin belajar di sana, sembari berfoto di ladang Tulip, di bawah Kincir Angin, dan melihat keindahan alam lainnya. Namun, acapkali mimpi itu terhalang oleh sebuah tembok, yaitu bahasa Belanda.

“Aduuh, gimana nih, aku ga bisa Belanda sama sekali!”

Tenang… tenang… jika Anda orangnya, tidak perlu takut dengan kendala bahasa. Saat ini ada banyak program internasional yang ditawarkan dengan panduan Bahasa Inggris. Jadi Anda tidak perlu risau tentang Bahasa Belanda.  Kemudahan ini semakin membuka peluang bagi kita yang mau belajar di  Belanda tanpa batas budaya maupun bahasa.

Be Ready and Welcome to a Global Community!