Berapa harga mu per jam?

26 07 2009

Jika Anda diperhadapkan dengan pertanyaan di atas, apakah Anda sudah punya jawabannya?

Mario Teguh The Golden Ways malam ini membahas tentang “berhasil semuda mungkin”. Untuk meraih sukses sejak muda, ada satu kunci yang Mario Teguh (MT) sampaikan, yaitu tentang manajemen waktu. Manajemen waktu dimulai dengan bagaimana kita menghargai waktu. Menghargai di sini tidak berkaitan dengan kata hormat, tapi bagaimana kita mematok “time value of yourself”. Atau dengan kata yang lebih sederhana, “Berapa sih harga mu per jam?”

Bagi mereka yang mematok harga sangat murah, katakanlah seribu rupiah per jam, jangan heran jika mereka membuang-buang waktu yang mereka punya. Lain halnya dengan orang yang menghargai waktu “dirinya” dengan tinggi, maka dia tahu dan sadar tidak akan menyia-nyiakan waktu yang ada karena dia dibayar mahal untuk setiap jamnya. Semoga Anda pahamsampai di sini.

Memang untuk dapat mematok harga yang tinggi dibutuhkan proses, tapi panjang pendeknya proses itu lagi-lagi tergantung diri kita. Yang jelas, penilaian orang lain itu sebenarnya muncul karena tindak tanduk kita. Jika Anda ingin berhasil maka bersungguh-sungguhlah menjadi bagian seutuhnya dari keuntungan dalam berbagai kondisi. MT mencontohkan jika ruangan kantor kotor, jadilah orang yang peduli untuk menjaga kebersihan kantor tersebut, jika suasana kantor memanas, jadilah orang yang meredam amarah. Alhasil, Anda akan menjadi orang-orang yang handal dan patut untuk dipercaya.

Langkah berikutnya adalah tidak hanya berhenti dengan memiliki cita-cita besar. Orang dengan segudang cita-cita besarnya hanya akan berhasil jika dia menemukan komunitas yang benar. Intinya adalah, seseorang tidak akan menjadi besar jika menghindar untuk bergaul dengan orang-orang besar. Jangan menghindar untuk bertemu dengan boss atau atasan Anda. Semakin Anda “kelihatan”, semakin besar kemungkinan bagi Anda untuk diangkat ke jenjang yang lebih tinggi.