Bukan Sekedar Pesta

2 11 2007

Bagi saya, Pesta Blogger 2007 kemarin bukan sekedar pesta. Jujur, PB2007 membuka sebuah pintu masuk pada “dunia baru” bagi seorang Lidya Wangsa. Mulai dari masuk Metro TV dan O Channel, sampai diwawancarai oleh Harian Kontan, untuk sekedar meramaikan pemberitaan mengenai kopi darat akbar blogger Indonesia.

Meski ada beberapa pihak sempat pesimis dan skeptis terhadap acara ini, saya pribadi sangat bangga sudah menjadi bagian dari PB2007. Apalagi pulang dengan mengantongi hape baru yang memang saya idamkan sejak lama, tapi esensi pentingnya bukan itu. Lewat PB2007 saya bisa mengukir prestasi baru dan membuktikan bahwa perjalanan saya ke Jakarta bukan tanpa hasil, tapi sangat penuh warna dan mungkin tidak dapat diperoleh jika saya tetap ada di Surabaya. Bukan berarti saya mengecilkan daerah saya, tapi ini adalah fakta. Di Jakarta, semua akses lebih cepat, apalagi jika bergaul dengan orang yang berpengaruh.

STOP!

Mungkin anda mulai bingung dan tidak paham tentang apa yang sedang saya bahas. Oke, sekarang saya ajak anda untuk flash back, mundur setengah tahun yang lalu. Waktu dimana saya memutuskan untuk mengikuti program magang di Jakarta, tepatnya di Intermatrix, PR Consultant yang didirikan oleh Wimar Witoelar.

Keputusan untuk magang di luar kota ini sempat bikin kaget teman-teman kampus. Ada yang bilang, “ngapain Lid jauh-jauh, kalau aku yang dekt-deket aja.” Ada juga yang mendoakan, “semoga sukses ya.”

Amiiiiinnn…. Jawabku. Jadi, saya menerima banyak komentar, positif dan negatif. Tapi saya tak bergeming, tetap dengan keputusanku. Terbukti, hingga magang ini berjalan dua bulan (kurang satu bulan lagi, hiks), saya sudah mendapat banyak pengalaman menarik. Bertemu dengan orang baru dan kaya akan cerita.

Pastinya, PB2007 akan menjadi salah satu cerita paling menarik selama magang di Jakarta. Semoga tahun depan, jika diadakan lagi, saya bisa ikutan lagi, bukan dengan acara yang sama, tapi pasti lebih berwarna dan membuahkan hasil signifikan bagi perkembangan blogger dan aktivitas blogging di Indonesia.





Pesta Blogger 2007: Kopi Darat Blogger Se-Indonesia

27 10 2007

 “Masih tidak percaya, sebuah pertemuan seperti ini pernah terjadi,” kata Enda Nasution bersemangat saat membuka perhelatan akbar Blogger se-indonesia, Sabtu, 27 Oktober 2007. Ya, memang benar-benar sebuah acara yang sangat jarang terjadi. Sekelompok orang yang biasanya hanya akrab secara virtual dapat bertemu muka secara fisik atau bahasa gaulnya ‘ngopi darat’.

Acara diawali dengan sebuah Talk Show mengenai dunia blog Indonesia yang dipandu secara interaktif oleh Wimar Witoelar dan menghadirkan empat orang panelis yang dinilai berkontribusi besar bagi dunia blog dan sangat memahami perkembangannya, secara khusus di Indonesia, yaitu Budi Putra, Enda Nasution, Mohammad Nuh, dan Andrianto Gani.

Wimar Witoelar, yang juga merupakan salah satu steering committee dari Pesta Blogger 2007 (PB2007), menggiring perbincangan seputar blog dengan apik dan menarik. Para hadirin secara spontan dapat memberikan tanggapan dan beberapa blogger secara khusus ditunjuk untuk memberikan pendapat. Di antaranya adalah Iyo, blogger muda yang masih duduk di bangku SMA. Dia menceritakan sedikit pengalamannya dalam menulis blog. Disampaikan juga oleh Budi Putra dalam diskusi, bahwa dalam posting yang penting adalah isi, “percuma kalau hanya desainnya menarik, tapi isinya tida berbobot.”

Di samping cerita bahagia seputar aktivitas nge-blog, juga ada cerita mengarukan yang datang dari blogger asal Poso yang secara khusus ingin bertemu dengan para blogger dan tentunya ingin bertemu Wimar Witoelar. “Kalau ada yang disebut sebagai bapak Blogger, Pak Wimar itu sih opa-nya blogger,” ujar Ruslan Sangadji  blogger asal Poso yang juga berprofesi sebagai kontributor The Jakarta Post ini. Hal ini agaknya benar, mengingat Wimar sendiri telah memulai aktivitas blogging sejak 12 tahun yang lalu, jauh sebelum aktivitas blogging benar-benar digandrungi.

Bertempat di Blitz Megaplex, Grand Indonesia, Pesta Blogger 2007 untuk pertama kalinya digelar. Acara ini dihadiri oleh sekitar lima ratus blogger beserta undangan. Hadir sebagai tamu kehormatan, Menteri Komunikasi dan Informatika, Mohammad Nuh yang mendukung positif acara ini. “Saya rasa pertemuan atau acara seperti ini perlu dilakukan secara berkala, jangan berhenti disini, apalagi pertemuan secara fisik memang penting daripada hanya secara virtual,” ujar mantar Rektor Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) ini. Beliau juga menetapkan 27 Oktober sebagai Hari Blogger Nasional dan mendorong para blogger untuk menciptakan lagu “kebangsaan” blogger. Bagi lagu yang terpilih, dijanjikan ada sebuah laptop yang akan diberikan secara khusus oleh menkoinfo.

Berikutnya dalam sebuah sesi yang disebut break out session, para peserta diberikan kesempatan untuk bertukar pengalaman dengan para blogger handal sesuai dengan kategori blog mereka. Ada 7 kategori yang ditawarkan, di antaranya adalah kategori current issues yang dipandu oleh Wicaksono, yang lebih dikenal dengan ndoro kakung di dunia maya. Secara khusus kelompok ini membahas mengenai tips dan bagaimana menulis dan mencari inspirasi untuk blog masing-masing mengenai topik sehari-hari yang paling dekat dengan kita. Ternyata mudah sekali, yaitu menulis dengan apa adanya tanpa berusaha untuk menjadi orang lain, maka cerita akan mengalir dengan sendirinya dan kalau menarik akan dinikmati banyak orang. Wicaksono juga menambahkan bahwa untuk membuat tulisan yang menarik, kita harus berusaha menulis berbeda dengan media tradisional.

Pada PB2007 ini juga diadakan pemilihan blog terbaik untuk 7 kategori, yaitu on line marketing blog, personal blog, women’s issue, celebrities blog, current issue, blog technology, bridge blog, serta satu kategori tambahan yaitu kategori pendatang baru terbaik. Kabar baiknya adalah Perspektif.net terpilih menjadi blog terbaik untuk kategori Current Issue dan Mine of mine, blog salah satu penulis PO menjadi blog pendatang baru terbaik.

Akhirnya seperti kata Wimar Witoelar, “Maju terus blogger Indonesia.” Blogger harus punya sikap, berani menyatakan sikap dan berani menanggung konsekuensinya, serta yang penting tambahnya, “Jangan takut nge-blog karena tidak akan pernah dibredel.” [LW]





Terima kasih buanyaaaaaakkkk

27 10 2007

TERIMA KASIH

buanyaaaaaaaaaaakkkkk buat temen2 yang telah mendukung dan vote buat Mind of Mine jadi pendatang baru terbaik thx all…..

 special thanks for:

1.  My God, Jesus Christ, for the amazing experience ^^

2.  WW yang mendorong saya untuk mulai blogging…

3.  Ulet n Spirit of Me yang telah bantu & ngajari aku yang sebelumnya buta tentang blog…

4. IMX’ers yang setia mendukung dan memberikan semangat… + trims buat fasilitas komputer dan internet gratis setiap hari, jadinya LW bisa ngeblog tiap hari :))

5. Mas Kiki yang telah bantu saya pasang widget flickr… (hotdog nyusulll…) :))

6. Kangtutur dan mas tya yang udah sukarela jadi Jurkam di wordpress dan perspektif untuk Mind of Mine ….

thx and God Bless You alllllll….

cup cup muah muah….

hahahahha….

PS: akhirnya ganti hp juga, scr udah 3 th setia pake nokia 3100 skrg naik pangkat jadi N73!!! :)) Thx Nokia…





Vote for Me, plissss \(^^)/

24 10 2007

Hai Blogger Mania^^ 

Agaknya, Mind of Mine lagi beruntung. Blog amatir yang masih berumur kurang dari 2 bulan ini masuk nominasi (5 besar) untuk kategori pendatang baru terbaik.  Berawal dari event akbar Sabtu ini, yaitu Pesta Blogger 2007, bertempat di Mega Blitz. Untuk meramaikan acara tersebut diadakan pemilihan blog terbaik dengan beberapa kategori (lengkapnya lihat di www.pestablogger.com) satu diantaranya kategori Pendatang Baru Terbaik. Nah, sebelum diputuskan blog mana yang menjadi The Best-nya, diadakan voting online untuk menentukan 3 dari 5 besar tadi. Nantinya yang paling banyak dipilih akan masuk 3 besar dan akhirnya akan dipilih yang terbaik secara langsung saat hari-H. 

vote2.jpg

Jadinya, sekarang Lidya mohon partisipasi dari teman-teman untuk meluangkan waktu untuk voting. Memang agak “ribet”, tapi plisss help me ;P                                  

Caranya, temen-temen bisa voting di sini http://www.bubu.com/pestablogger/blogContest.phpTerus langkah kedua, plis isi pilihan teman-teman (sekali lagi maaf merepotkan karena harus mengisi semua kategori). Yang penting jangan lupa untuk kategori Pendatang Baru pilih https://lidyawangsa.wordpress.com/ yaaaaa… dan untuk Current issues pilih http://perspektif.net 

Nah, setelah memilih, jangan lupa mengisi alamat email yang masih atif karena setelah teman-teman submit vote tadi, masing-masing voter akan mendapat email balasan berisi validasi voting. Mohon di cek ya di email masing-masing. Terakhir, sampai jumpa di Pesta Blogger 2007. Terima kasih buanyaaaak atas dukungan dan partisipasinya. 

God Bless You All \(^^)/   





Blogger’s Party

27 09 2007

Hmmmm…

Just 1 hour ahead i will attend a press conference about blogger party…

Surprise for me getting there!

I just having a blog for a week and i will meet the real bloggers in this country…

Wish me luck and….

see you later on the next strory!!!

I’m so excited……..

updated (9.55 pm)

button-pb-001pestablogger.jpg

 

 

Report tentang Media Briefing Pesta Blogger 2007
Anomali Coffee (27/09) Menyambut Pesta Blogger 2007 yang akan diselenggarakan 27 oktober 2007 mendatang,Komite Pesta Blogger 2007 yang diketuai oleh Enda Nasution ini menyelenggarakan buka puasa bersama media di anomali Coffee, kebayoran Baru kamis malam ini. Acara ini khusus diadakan untuk mengumumkan secara resmi Pesta akbar ajang kumpul para blogger di Indonesia. Acara ini didukung secara positif oleh Menkoinfo. Dimana beliau menyatakan bahwa blogging merupakan aktivitas paling positif bagi masyarakat dalam menyikapi hadirnya teknologi internet yang dijanjikan akan segera merambah ke seluruh pelosok tanah air.

Hadir pada kesempatan ini Director of Maverick, Ong Hock Chuan selaku pihak pencetus acara ini,juga steering Committee, yaitu Budi Putra, Wimar Witoelar, Lita Mariana, Nukman Luthfie, Priyadi Nurcahyo, Ratna Arianti, dan Wicaksono. Adapun media yang hadir dalam media breifing ini adalah The Jakarta Post, Tempo, KCM, Rileks.com, Warta Ekonomi, Persda, dan Surya.

Pesta blogger 2007 yang bertemakan Suara Baru indonesia ini merupakan acara kumpul-kumpul bloggers berskala nasional pertama di Indonesia dan rencananya akan diselenggarakan di Hard Rock Cafe jakarta dan akan dihadiri oleh sekitar 200 bloggers Indonesia.

Bermula dari sebuah ide akan pentingnya pemberian identitas bagi bloggers di Indonesia, dimana aktivitas blogging merupakan wujud kontribusi terhadap masyarakat Indonesia pada umumnya. term “Suara Baru” digunakan untuk menggambarkan kehadiran blog sebagai media baru dengan tools baru, paradigma baru. Di dunia blog, penulis tidak lagi dianggap sebagai seorang expert (paling tahu), tapi blog bersifat transparat, interaktif dan sifatnya komunal.

Blogger’s Party

Acara temu media yang dikemas secara santai dan informal ini diawali dengan sambutan dari Enda Nasution yang telah mengawali aktivitas blogging sejak 2001 dan sekaligus menjadi pelopor blogger Indonesia. “Saya sangat mendukung munculnya para blogger indonesia,” ujar blogger yang sempat berdomisili di Bangkok ini.

Budi Putra melanjutkan sharing pengalaman menjadi seorang blogger, dimana dia sangat mendorong adanya blog-blog tematik sehingga positioning blog menjadi lebih jelas dan menarik para pembaca.

Pada kesempatan ini Wimar Witoelar yang secara spontan diminta untuk berbagi pengalaman sebagai seorang blogger senior memaparkan bahwa blog itu sebenarnya sangat bergantung pada kualitasnya. Tahun 1996, WW sebenarnya sudah memulai aktivitas blogging, namun baru menyadari akan identitasnya sebagai seorang blogger pada tahun 2006, saat Budi Putra menyebutnya sebagai seorang blogger. “Jadi saya baru sadar kalau saya ini seorang blogger, waktu Budi Putra bilang kalau saya itu blogger,” ujar pemilik perspektif.net ini. WW menambahkan lebih lanjut bahwa dirinya sangat bangga disebut sebagai seorang blogger. Sampai dia langsung mendeklarasikan identitas barunya dalam blog yang didesain oleh putranya sendiri. Menurut WW, blog adalah sebuah media yang sangat ideal bagi setiap orang, dimana blog itu otonom dan independent. Melalui blog juga tercipta citizen journalism, dimana setiap orang bebas berpendapat. “I’m proud to be a blogger,” tegasnya.

Wartawan dari the Jakarta Post menanyakan secara khusus kepada WW mengenai kehadiran blog sebagai tantangan terhadap media tradisional. Dijawab WW dengan lugas bahwa dalam setiap permainan pasti ada kompetisi, dimana saat ini yang berkompetisi adalah media tradisional VS blog. Disini media yang akan bertahan dalam kompetisi adalah media yang terbuka dan selalu mengikuti trend yang ada. Media tersebut pasti maju. dicontohkan dengan New York Times, yang saat ini juga menggunakan blog dan tidak hanya menggantungkan pada media tradisional saja. Terbukti, blognya lebih disukai daripada edisi cetaknya.

Mengenai prosedur untuk berpartisipasi dalam pesta akbar tersebut dijelaskan oleh Enda bahwa seluruh blogger indonesia berhak ikut serta, namun untuk kesempatan ini terbatas bagi 200 bloggers. dimana dari 200bloggers yang akan hadir dalam acara tersebut, 100 bloggers akan diubdang secara khusus oleh Komite pesta Blogger 2007, sementara 100 tempat berikutnya akan diberikan kepada para bloggers yang mendaftarakan diri lewat situs resmi Pesta bloggers 2007 yaitu http://pestabloggers.com/ dengan sistem first come first serve.

Written by: LW (https://lidyawangsa.wordpress.com/)

Keterangan (untuk tambahan):

  • juga dibahas masalah etika blogging, Budi Putra menjelaskan bahwa memang tidak ada aturan secara tertulis mengenai etika blogging. Tapi, pada daasarnya etika penulisan di blog sama dengan penulisan di media tradisional.

  • Priyadi, salah seorang anggota steering committee menjelaskan ada perbedaan mendasar antara media mainstream dengan media blog yang kurang dipahami oleh masyarakat awam, dimana kalau di media mainstream wartawan wajib menulis dari dua sisi (cover both side), sebaliknya jika di blog, penulis bebas menulis dari sisi manapun, tidak ada kewajiban untuk menulis dua sisi. Oleh karena itu, para pembaca blog sebaiknya secara aktif mencari informasi dari beberapa blog, untuk cek dan ricek informasi. Citizen Journalism bukan hanya tergantung pada satu blog saja tapi juga blog lain dan itu semua terkait dalam global sphere. Ini membutuhkan kedewasaan dari pembaca untuk cek dan ricek informasi. Yang sering menjadi penghambat dan menimbulkan permasalahan ketika para pembaca mengganggap blog sebagai media mainstream di internet.